Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Rabu, 13 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Dinas Perpustakaan dan Kearsipan
    • Beranda
    • Profil
      • Profil Perpustakaan
      • Visi dan Misi
      • Struktur Organisasi
      • Data Pegawai
    • Perpustakaan
      • Layanan Perpustakaan
      • Koleksi Perpustakaan
    • Kearsipan
      • Profil Kearsipan
      • Koleksi Kearsipan
      • Layanan Kearsipan
    • Informasi
      • Informasi & Pengumuman
      • Berita
      • Artikel
      • Agenda Kegiatan
      • Link Terkait
        • DPK Sul-Sel
        • Perpustakaan Nasional
        • Arsip Nasional RI
        • Pusat Layanan Publik (Satu Layanan)
      • Kontak
    • Publikasi
      • Dokumen Perencanaan
      • Dokumen Realisasi
    • Galeri
      • Galeri Foto
      • Galeri Video
      • Arsip Berita
    • KUESIONER
      • Pendapat Responden
    Dinas Perpustakaan dan Kearsipan
    Home»Berita»Perpustakaan Terdepan Dalam Pemanfaatan Teknologi di Masyarakat
    Berita

    Perpustakaan Terdepan Dalam Pemanfaatan Teknologi di Masyarakat

    AdminBy Admin6 September 2018Tidak ada komentar4 Mins Read
    Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Perpustakaan Nasional melaksanakan Sosialisasi Layanan Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang bertempat di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan,  Makassar, Senin, (20/8). Acara yang dihadiri sekitar 420 peserta tersebut dihadiri oleh pustakawan perpustakaan umum kabupaten/kota, pustakawan dan dosen perguruan tinggi, guru, pelajar dan mahasiswa. Perpustakaan Nasional sebagai lembaga non kementerian turut mengambil bagian dalam implementasi sembilan agenda prioritas  (Nawa Cita) program dari Bapak Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla terutama menyelenggarakan kegiatan-kegiatan yang meningkatkan kualitas hidup manusia.

    “Kami telah berkeliling sekitar 250 kabupaten/kota terkait upaya membangun karakter bangsa juga meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Kegiatan kali ini berfokus pada peningkatan kulitas sumber daya manusia bidang perpustakaan dalam hal penguasaan  teknologi informasi untuk memastikan insan pengelola perpustakaan dapat menguasai perkembangan teknologi di bidang perpustakaan,” jelas Kepala Perpustakaan Nasional Muhammad Syarif Bando. Kepala Perpusnas juga menyampaikan bagaimana dalam membangun sinergitas, agar apa yang dimiliki oleh Perpustakaan Nasional, perpustakaan umum, p[erpustakaan khusus, perpustakaan perguruan tinggi dan perpustakaan sekolah semuanya dapat terkoneksi dalam suatu jaringan yang telah terbangun dalam Indonesia OneSearch (IOS).

    Lebih lanjut, Syarif mengajak kepada peserta yang hadir untuk merubah paradigma mengenai perpustakaan yaitu perpustakaan yang pada awalnya sebagai deretan buku-buku berdebu yang dijaga oleh pustakawan hingga  buku tersebut membusuk, menjadi perpustakaan yang terdepan dalam membantu masyarakat dalam merubah kehidupannya menjadi lebih baik. Syarif menyampaikan ada dua teori untuk memastikan apa yang ada di buku sebagi teori untuk bisa diaplikasikan pada masyarakat yaitu dengan membaca dan vokasi. Perpustakaan Nasional saat ini mengembangkan e-resources, iPusnas dan IOS yang dapat dimanfaatkan gratis ke seluruh pelosok nusantara sehingga jaringan perpustakaan akan terhubung dari Sabang sampai Merauke dan dari pulau Miangas hingga pulau Rote. “Kami beritahukan kepada Gubernur Sulawesi Selatan, jaringan Perpustakaan Nasional telah berhasil mengkoneksikan 1200 perpustakaan dengan  2.1 miliar artikel di dalamnya,” ujar Syarif.

    Pada tahun 2019 sesuai kebijakan Presiden Joko Widodo, Perpustakaan Nasional menjadi pusat untuk melanggan jurnal internasional. “Kata kunci kedepan bagaimana perpustakaan menjadi bagian terdepan dalam mengedukasi masyarakat untuk menemukan apa yang seharusnya dilakukan masyarakat dengan memanfaatkan sumber daya alam yang ada,” terang Syarif. Kepala Perpusnas yang menjadi keynote speaker acara sosialisasi menjelaskan bahwa sebuah negara yang hanya menggantungkan kepada sumber daya alam tidak akan sustainable tetapi negara yang menggantungkan kepada kemampuan jaringan dengan aplikasi teknologi tingkat tinggi akan menjadi sesuatu yang terus mendominasi perjalanan dunia dimana pada saat ini telah memasuki era indistri 4.0 yaitu suatu yaitu era berkembangnya teknologi cyber system yang canggih. Diawali pada abad ke-18 revolusi industri 1.0 dengan digantikannya tenaga manusia dan hewan oleh mesin, saat itu James Watt menemukan mesin uap di Eropa, revolusi industri 2.0  dimulai ketika listrik ditemukan dan menggantikan kekuatan mesin, sedangkan revolusi industri. 3.0 mulai berkembang ketika komputerisasi, otomasi dan digital mewarnai perkembangan internet yang sangat cepat.

    Pj. Gubernur Sulawesi Selatan Soni Sumarsono dalam kesempatan tersebut mengapresiasi kepada seluruh peserta sosialisasi yang hadir dimana menjadi peserta yang terbanyak dibandingkan daerah lainnya dan mengapresiasi terhadap pemilihan Duta Baca Provinsi Sulawesi Selatan Rezky Amalia Syafiin yang diharapkan dapat menyadarkan masyarakat untuk melek baca dan sadar baca kemudian menjadikan buku sebagai kebutuhan yang tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan masyarakat sehari-hari. Soni mengharapkan sosialisasi layanan berbasis TIK dapat menjadi momentum, khususnya bagi mahasiswa dan pengelola perpustakaan untuk meningkatkan pemahaman dalam pemanfaatan teknologi infotrmasi dan komunikasi bidang perpustakaan sehingga dapat meningkatkan produktivitas, kompetensi dan inovasi dalam mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi yang digeluti.

    “Upaya yang dilakukan oleh Perpustakaan Nasional untuk menghadirkan layanan teknologi informasi dan komunikasi berbasis online seperti e-resources, iPusnas dan Indonesia OneSearch patut diapresiasi untuk memperoleh akses dan layanan informasi secara cepat,” terang Soni. Gubernur Sulawesi Selatan tersebut juga menegaskan perpustakaan sudah menjadi urusan wajib di daerah otonomi sama seperti urusan kesehatan dan pendidikan. “Saking pentingnya urusan perpustakaan ini maka seluruh pemerintah daerah yang ada di Indonesia harus punya kepala dinas perpustakaan,” terang Soni.

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Admin

    Related Posts

    Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Soppeng menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek ) Literasi Informasi

    30 Juli 2025

    RESENSI BUKU : SMART PARENT Pandai mengatur menu & Tanggap Saat Anak Sakit

    10 Juli 2025

    Resensi Buku : Berpidato & Presentasi Tanpa Grogi 

    19 Mei 2025

    FESTIVAL AKSARA LONTARAQ IV KABUPATEN MAROS

    21 November 2023

    Kebijakan Revolusi Karakter Bangsa Melalui Peningkatan Peran Perpustakaan

    6 September 2018

    Ajang Pustakawan Berprestasi Terbaik Nasional 2018 : Pustakawan Adalah Mercusuar Peradaban

    6 September 2018
    © 2026 Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Soppeng.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.